Kamis, 17 September 2015
Selasa, 19 Mei 2015
Data Siswa Pendaftar
| Nomor Pendaftaran | 4150253365 | NISN Siswa | 9977297795 |
| Nama Siswa | YABES MARLOBI SIRAIT | Asal Sekolah | SMAS SINGOSARI DELI TUA |
Selamat, Anda dinyatakan lulus SNMPTN 2015
Program studi di mana Anda diterima pada SNMPTN 2015 adalah:
Selanjutnya Anda harus melakukan pendaftaran ulang di PTN. Ikuti petunjuk di bawah.
Program studi di mana Anda diterima pada SNMPTN 2015 adalah:
| PTN | UNIVERSITAS SUMATERA UTARA | |
| Program Studi | ILMU HUKUM |
Panitia Nasional Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2015
dengan ini mengumumkan kepada para Peserta SNMPTN 2015, bahwa berdasarkan
hasil Rapat Penetapan Seleksi SNMPTN 2015 tanggal 5 s.d. 7 Mei 2015 yang diikuti
oleh seluruh Rektor dan/atau Wakil Rektor/Pembantu Rektor Bidang Akademik
Perguruan Tinggi Negeri (PTN), telah ditetapkan hasil seleksi SNMPTN 2015
sebagaimana tercantum dalam daftar terlampir.
Peserta yang nama dan nomornya dinyatakan lulus seleksi SNMPTN 2015 mengikuti ketentuan sebagai berikut:
Peserta yang nama dan nomornya dinyatakan lulus seleksi SNMPTN 2015 mengikuti ketentuan sebagai berikut:
- Status penerimaan Peserta SNMPTN sebagai mahasiswa di PTN tujuan, akan ditentukan berdasarkan verifikasi data akademik (rapor dan portofolio asli) yang akan dilaksanakan oleh PTN tempat Peserta SNMPTN diterima.
- Kehadiran pada saat registrasi (daftar ulang) pada tanggal 9 Juni 2015 akan menentukan proses verifikasi dan status penerimaan Peserta SNMPTN sebagai mahasiswa PTN.
- Setelah Peserta SNMPTN dinyatakan lolos verifikasi, maka status Peserta SNMPTN ditetapkan diterima sebagai mahasiswa di PTN tujuan tersebut.
- Bagi Peserta SNMPTN yang merupakan Peserta Bidikmisi, selain dilakukan verifikasi terhadap data akademik, PTN tujuan akan melakukan juga verifikasi data ekonomi dan/atau kunjungan ke alamat tinggal Peserta SNMPTN untuk menetapkan status penerimaan Peserta SNMPTN sebagai mahasiswa.
- Syarat, ketentuan dan jadwal registrasi (daftar ulang) harus dilihat di laman PTN tujuan masing-masing.
Data Siswa Pendaftar
| Nomor Pendaftaran | 4150253365 | NISN Siswa | 9977297795 |
| Nama Siswa | YABES MARLOBI SIRAIT | Asal Sekolah | SMAS SINGOSARI DELI TUA |
Selamat, Anda dinyatakan lulus SNMPTN 2015
Program studi di mana Anda diterima pada SNMPTN 2015 adalah:
Selanjutnya Anda harus melakukan pendaftaran ulang di PTN. Ikuti petunjuk di bawah.
Program studi di mana Anda diterima pada SNMPTN 2015 adalah:
| PTN | UNIVERSITAS SUMATERA UTARA | |
| Program Studi | ILMU HUKUM |
Panitia Nasional Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2015
dengan ini mengumumkan kepada para Peserta SNMPTN 2015, bahwa berdasarkan
hasil Rapat Penetapan Seleksi SNMPTN 2015 tanggal 5 s.d. 7 Mei 2015 yang diikuti
oleh seluruh Rektor dan/atau Wakil Rektor/Pembantu Rektor Bidang Akademik
Perguruan Tinggi Negeri (PTN), telah ditetapkan hasil seleksi SNMPTN 2015
sebagaimana tercantum dalam daftar terlampir.
Peserta yang nama dan nomornya dinyatakan lulus seleksi SNMPTN 2015 mengikuti ketentuan sebagai berikut:
Peserta yang nama dan nomornya dinyatakan lulus seleksi SNMPTN 2015 mengikuti ketentuan sebagai berikut:
- Status penerimaan Peserta SNMPTN sebagai mahasiswa di PTN tujuan, akan ditentukan berdasarkan verifikasi data akademik (rapor dan portofolio asli) yang akan dilaksanakan oleh PTN tempat Peserta SNMPTN diterima.
- Kehadiran pada saat registrasi (daftar ulang) pada tanggal 9 Juni 2015 akan menentukan proses verifikasi dan status penerimaan Peserta SNMPTN sebagai mahasiswa PTN.
- Setelah Peserta SNMPTN dinyatakan lolos verifikasi, maka status Peserta SNMPTN ditetapkan diterima sebagai mahasiswa di PTN tujuan tersebut.
- Bagi Peserta SNMPTN yang merupakan Peserta Bidikmisi, selain dilakukan verifikasi terhadap data akademik, PTN tujuan akan melakukan juga verifikasi data ekonomi dan/atau kunjungan ke alamat tinggal Peserta SNMPTN untuk menetapkan status penerimaan Peserta SNMPTN sebagai mahasiswa.
- Syarat, ketentuan dan jadwal registrasi (daftar ulang) harus dilihat di laman PTN tujuan masing-masing.
Rabu, 15 Oktober 2014
Love Phrase
99 English Phrases to say 'I love you'
When you're learning English, you can find a lot of phrases that seem to mean the same thing, but are a little bit different. It can be really hard to know which phrase you should use. A good example is phrases that you use to tell someone that you love them. There are so many different ways; which one should you use?
Here's how I suggest learning similar phrases:
- First, try to figure out which version is the most common or most basic. Learn that one.
- Next, just learn other phrases that have similar meanings. Don't worry too much about the differences between them. And don't try to learn too many at a time.
- Wait for a while. Use English out in the real world. See which phrases you encounter.
- Finally, refine your understanding. Figure out how the phrases are different from each other.
English "love" phrases
- "I love you."
- "I adore you."
- "I'm totally into you."
- "I love you from the bottom of my heart."
- "You mean so much to me."
- "I'm yours."
- "You complete me."
- "I'm in love with you."
- "There is no other."
- "You're my ideal woman."
- "You're my Prince Charming."
- "You're my angel."
- "You're my princess."
- "You're incredible."
- "You're my baby."
- "You're my king."
- "You're mine."
- "You're amazing."
- "We're perfect for each other."
- "We're a good match."
- "You can't deny what's between us."
- "We're meant for each other."
- "We complete each other."
- "I'm infatuated with you."
- "You're my lover."
- "You're captivating."
- "I'm addicted to you."
- "You're perfect."
- "I've totally fallen for you."
- "I've got a thing for you."
- "I have feelings for you."
- "I feel something for you."
- "I'm drawn to you."
- "I think of you as more than a friend."
- "I've got a crush on you."
- "I've had a crush on you for a long time."
- "I think I'm in love with you."
- "I think you're the one."
- "Love ya!"
- "We make a good team."
- "You're so awesome."
- "I'd like for us to get together."
- "You've got what I need."
- "I want you."
- "Let's get it on."
- "I must have you."
- "You make me burn with desire."
- "I'm burning for you."
- "I need you."
- "I worship you."
- "I'm crazy about you."
- "We're soul mates."
- "You make me want to be a better man."
- "We were meant to be together."
- "I can't live without you."
- "You're my goddess."
- "I can't bear to be apart from you."
- "I idolize you."
- "You're my everything."
- "I'm smitten with you."
- "I yearn for you."
- "You turn me inside out."
- "You've put a spell on me."
- "I'm under your spell."
- "My heart calls out for you."
- "You make me feel young again."
- "You're my sweetie."
- "You're my sunshine."
- "You're my other half."
- "You're my darling."
- "I'm devoted to you."
- "I want to take this slow."
- "This is more than a crush."
- "I can't get over you."
- "I'm ready to take it to the next level."
- "I think I wanna have your baby!"
- "I'm hooked on you."
- "I'm all about you."
- "I'm down with you."
- "You're my man."
- "You're my girl."
- "I'm rather partial to you."
- "You're not bad."
- "I kinda like you."
- "I'm fond of you."
- "I have a soft spot for you."
- "I'm physically attracted to you."
- "You are the object of my affection."
- "We have a good chemistry."
- "I feel affectionate toward you."
- "I care for you deeply."
- "You're my best girl."
- "I'm sweet on you."
- "Do you want to go steady?"
- "Will you go with me?"
- "Roses are red; violets are blue; sugar is sweet, and so are you."
- "I'm enamored with you."
- "I'm mad about you."
- "I hereby declare my love and affection toward you."
Honest and heartfelt
These are things that you can say seriously to the person that you love to let them know how you feel.Complimentary
Use the phrases to make the person you love feel good about themselves.Persuasive
If you're trying to convince someone to love you back, you can use these phrases.Romantic
These are the kinds of things that characters in romance novels might say. They can either sound very serious and romantic, or a little silly if you use them in the wrong way.Confessional
If you're revealing your love to someone for the first time, you might use one of these phrases:Light and Casual
These phrases express your feelings without being too serious:Lustful
You can use these phrases if you're feeling a bit sexy:Over-the-top
These expressions are too strong to use seriously in most situations. But you can say them as a joke, or maybe write them in a love letter.Poetic
Are you a poet or a writer? Then these phrases might add some variety to your writing:Old married couple-ish
People who have been together for a long time use language that is sweet but less passionate.Talking about the relationship
These phrases are useful for describing the current state of your relationship, or where you want it to go.Slangy
Here are some slang expressions. Not everyone uses these phrases, but some do.Understated
These don't sound very emotional at all. If you have trouble expressing your emotions, you might say something like this:Cold and scientific
These phrases are even less emotional. They're ways to describe your feelings objectively.Old-timey
These expressions are out of fashion now, but you still might hear them from time to time.Jumat, 03 Oktober 2014
sepakbola
Sepak bola adalah cabang olahraga yang menggunakan bola
yang terbuat dari bahan kulit dan dimainkan oleh dua tim yang
masing-masing beranggotakan 11 (sebelas) orang pemain inti dan sebagian
pemain cadangan. Memasuki abad ke-21, olahraga ini telah dimainkan oleh
lebih dari 250 juta orang di 200 negara, yang menjadikannya olahraga
paling populer di dunia.[1][2][3][4] Sepak bola bertujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan menggunakan bola ke gawang lawan. Sepak bola dimainkan dalam lapangan yang berbentuk persegi panjang, di atas rumput atau rumput sintetis.
Secara umum, hanya penjaga gawang saja yang berhak menyentuh bola dengan tangan atau lengan di dalam daerah gawangnya, sedangkan 10 (sepuluh) pemain lainnya diijinkan menggunakan seluruh tubuhnya selain tangan, biasanya dengan kaki untuk menendang, dada untuk mengontrol, dan kepala untuk menyundul bola. Tim yang mencetak gol paling banyak pada akhir pertandingan adalah pemenangnya. Jika hingga waktu berakhir masih berakhir imbang, maka dapat dilakukan undian, perpanjangan waktu maupun adu penalti, tergantung dari format penyelenggaraan kejuaraan.[5]
Peraturan pertandingan secara umum diperbarui setiap tahunnya oleh induk organisasi sepak bola internasional (FIFA), yang juga menyelenggarakan Piala Dunia setiap empat tahun sekali.[6]
Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dan menjadi sangat digemari.[7] Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365.[7] Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola.[7] Pada tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan sekolah.[7] Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut.[8] Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer).[8] Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola.[7] Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia.[7] Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan diberbagai negara.[7]
Posisi dasar pemain dapat mengalami modifikasi menjadi berbagai pola atau taktik permainan.[10] Beberapa pola pemain yang sering digunakan dalam berbagai kejuaraan adalah 4-4-2 (paling sering digunakan), 3-4-2-1 (kekuatan terletak di bagian tengah lapangan), serta 4-3-3 (formasi klasik dari tahun 1970-an yang sering digunakan oleh sistem total football Belanda dan Jerman Barat ).[10]
Gol yang dicetak dalam perpanjangan waktu akan dihitung menjadi skor akhir pertandingan, sedangkan gol dari adu penalti hanya menentukan apabila suatu tim dapat melaju ke pertandingan selanjutnya ataupun tidak (tidak mempengaruhi skor akhir).[11] Pada akhir tahun 1990-an, International Football Association Board (IFAB) memberlakukan sistem gol emas (golden gol) atau gol perak (silver gol) untuk menyelesaikan pertandingan.[11] Dalam sistem gol emas, tim yang pertama kali mencetak gol saat perpanjangan waktu berlangsung akan menjadi pemenang, sedangkan dalam gol perak, tim yang memimpin pada akhir babak perpanjangan waktu pertama akan keluar sebagai pemenang.[11] Kedua sistem tersebut tidak lagi digunakan oleh IFAB.[11]
Pemain yang mendapatkan kartu merah harus keluar dari pertandingan tanpa bisa digantikan dengan pemain lainnya.[12] Beberapa contoh tindakan yang dapat diganjar kartu merah adalah pelanggaran berat yang membahayakan atau menyebabkan cedera parah pada lawan, meludah, melakukan kekerasan, melanggar lawan yang sedang berusaha mencetak gol, menyentuh bola dengan tangan untuk mencegah gol bagi semua pemain kecuali penjaga gawang , dan menggunakan bahasa atau gerak tubuh yang cenderung menantang, pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang melakukan hands ball di luar kotak penalti .[12]
Petugas terakhir memiliki tugas untuk mencatat semua waktu yang sempat terhenti selama pertandingan berlangsung dan memberikan info mengenai tambahan waktu di akhir setiap babak.[13] Petugas ini juga bertugas memeriksa pergantian pemain dan menjadi penghubung antara manajer tim dengan wasit.[13] Dalam beberapa pertandingan, teknologi penggunaan video atau penggunaan orang kelima untuk menentukan ketepatan keputusan wasit mulai digunakan.[13] Misalnya yang menentukan apakah suatu bola telah melewati garis atau apakah seorang pemain berada dalam keadaan offside ketika mencetak gol.[13]
Kompetisi international tertua di dunia adalah Copa America yang mempertandingkan tim-tim dalam wilayah Amerika Selatan setiap dua tahun sekali.[15] Copa America pertama kali diadakan tahun 1916 dan diikuti oleh 10 negara yang akhirnya membentuk The South American Football Confederation (Conmebol).[15] Untuk wilayah Amerika Utara, The Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football (CONCACAF) menyelenggarakan kompetisi internasional setiap empat tahun sekali yang disebut Piala Emas CONCACAF.[16] Di kawasan Asia, termasuk Australia dan Timor Leste negara-negara yang tergabung dalam Asian Football Confederation (AFC), mengadakan kompetisi internasional pertama tingkat Asia pada tahun 1956 di Hongkong yang disebut Piala Asia.[17] Pada tahun 1960, kompetisi tingkat regional Eropa diadakan untuk pertama kalinya dengan nama European Nations' Cup yang kemudian disebut sebagai UEFA European Championship (Piala Eropa atau EURO).[14] Di wilayah Oseania (meliputi Selandia Baru, dan berbagai Kepulauan Pasifik), kompetisi international setiap dua tahun dimulai sejak tahun 1996 disebut Piala Oseania.[18] Untuk wilayah Afrika, kompetisi Piala Afrika mulai diadakan sejak 1957 di Khartoum.[19]
Sepeninggalan Soeratin Sosrosoegondo, prestasi tim nasional sepak bola Indonesia tidak terlalu memuaskan karena pembinaan tim nasional tidak diimbangi dengan pengembangan organisasi dan kompetisi.[21] Pada era sebelum tahun 1970-an, beberapa pemain Indonesia sempat bersaing dalam kompetisi internasional, di antaranya Ramang, Sucipto Suntoro, Ronny Pattinasarani, dan Tan Liong Houw.[21] Dalam perkembangannya, PSSI telah memperluas kompetisi sepak bola dalam negeri, di antaranya dengan penyelenggaraan Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua untuk pemain non amatir, serta Divisi Tiga untuk pemain amatir.[21] Selain itu, PSSI juga aktif mengembangkan kompetisi sepak bola wanita dan kompetisi dalam kelompok umur tertentu (U-15, U-17, U-19,U21, dan U-23).
Secara umum, hanya penjaga gawang saja yang berhak menyentuh bola dengan tangan atau lengan di dalam daerah gawangnya, sedangkan 10 (sepuluh) pemain lainnya diijinkan menggunakan seluruh tubuhnya selain tangan, biasanya dengan kaki untuk menendang, dada untuk mengontrol, dan kepala untuk menyundul bola. Tim yang mencetak gol paling banyak pada akhir pertandingan adalah pemenangnya. Jika hingga waktu berakhir masih berakhir imbang, maka dapat dilakukan undian, perpanjangan waktu maupun adu penalti, tergantung dari format penyelenggaraan kejuaraan.[5]
Peraturan pertandingan secara umum diperbarui setiap tahunnya oleh induk organisasi sepak bola internasional (FIFA), yang juga menyelenggarakan Piala Dunia setiap empat tahun sekali.[6]
Daftar isi
Sejarah
Sejarah olahraga sepak bola dimulai sejak abad ke-2 dan -3 sebelum Masehi di Cina.[7] Di masa Dinasti Han tersebut, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil.[7] Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari[8]. Di Italia, permainan menendang dan membawa bola juga digemari terutama mulai abad ke-16.[8]Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dan menjadi sangat digemari.[7] Di beberapa kompetisi, permainan ini menimbulkan banyak kekerasan selama pertandingan sehingga akhirnya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365.[7] Raja James I dari Skotlandia juga mendukung larangan untuk memainkan sepak bola.[7] Pada tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi terkenal di lingkungan universitas dan sekolah.[7] Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 ketika 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan aturan baku untuk permainan tersebut.[8] Bersamaan dengan itu, terjadi pemisahan yang jelas antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer).[8] Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola.[7] Selama tahun 1800-an, olahraga tersebut dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke berbagai belahan dunia.[7] Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) dibentuk dan pada awal tahun 1900-an, berbagai kompetisi dimainkan diberbagai negara.[7]
Posisi pemain
Pada dasarnya, satu tim sepak bola terdiri dari 1 orang penjaga gawang, 2-4 orang pemain bertahan, (fullbacks), 2-4 orang pemain tengah, dan 1-4 orang penyerang.[9] Penjaga gawang adalah satu-satunya pemain yang boleh menggunakan tangan untuk melindungi gawang dari serangan lawan.[9] Umumnya, penjaga gawang mengenakan pakaian yang berbeda dengan pemain lainnya.[9] Pemain bertahan memiliki tugas utama untuk menghentikan serangan lawan.[9] Pemain tengah biasanya terdiri dari pemain tengah penyerang yang bermain dekat dengan penyerang dan pemain tengah bertahan yang bermain dekat dengan pemain bertahan.[9] Penyerang memiliki tugas utama untuk mencetak gol ke gawang lawan.[9]Posisi dasar pemain dapat mengalami modifikasi menjadi berbagai pola atau taktik permainan.[10] Beberapa pola pemain yang sering digunakan dalam berbagai kejuaraan adalah 4-4-2 (paling sering digunakan), 3-4-2-1 (kekuatan terletak di bagian tengah lapangan), serta 4-3-3 (formasi klasik dari tahun 1970-an yang sering digunakan oleh sistem total football Belanda dan Jerman Barat ).[10]
Aturan
Lapangan permainan
Untuk pertandingan internasional dewasa, lapangan sepak bola internasional yang digunakan memiliki panjang yang berkisar antara 100-120 meter dan lebar 65-75 meter.[11] Di bagian tengah kedua ujung lapangan, terdapat area gawang yang berupa persegi empat berukuran dengan lebar 7.32 meter dan tinggi 2.44 meter.[11] Di bagian depan dari gawang terdapat area pinalti yang berjarak 16.5 meter dari gawang.[11] Area ini merupakan batas kiper boleh menangkap bola dengan tangan dan menentukan kapan sebuah pelanggaran mendapatkan hadiah tendangan pinalti atau tidak.[11]Lama permainan
Lama permainan sepak bola normal adalah 2 × 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit di antara kedua babak.[11] Jika kedudukan sama imbang, maka diadakan perpanjangan waktu selama 2×15 menit, hingga didapat pemenang, namun jika sama kuat maka diadakan adu penalti.[11] Wasit dapat menentukan berapa waktu tambahan di setiap akhir babak sebagai pengganti dari waktu yang hilang akibat pergantian pemain, cedera yang membutuhkan pertolongan, ataupun penghentian lainnya. Waktu tambahan ini disebut sebagai injury time atau stoppage time.[11]Gol yang dicetak dalam perpanjangan waktu akan dihitung menjadi skor akhir pertandingan, sedangkan gol dari adu penalti hanya menentukan apabila suatu tim dapat melaju ke pertandingan selanjutnya ataupun tidak (tidak mempengaruhi skor akhir).[11] Pada akhir tahun 1990-an, International Football Association Board (IFAB) memberlakukan sistem gol emas (golden gol) atau gol perak (silver gol) untuk menyelesaikan pertandingan.[11] Dalam sistem gol emas, tim yang pertama kali mencetak gol saat perpanjangan waktu berlangsung akan menjadi pemenang, sedangkan dalam gol perak, tim yang memimpin pada akhir babak perpanjangan waktu pertama akan keluar sebagai pemenang.[11] Kedua sistem tersebut tidak lagi digunakan oleh IFAB.[11]
Pelanggaran
Apabila pemain melakukan pelanggaran yang cukup keras maka wasit dapat memberikan peringatan dengan kartu kuning atau kartu merah.[12] Pertandingan akan dihentikan dan wasit menunjukkan kartu ke depan pemain yang melanggar kemudian mencatat namanya di dalam buku.[12] Kartu kuning merupakan peringatan atas pelanggaran seperti bersikap tidak sportif, secara terus-menerus melanggar peraturan, berselisih kata-kata atau tindakan, menunda memulai kembali pertandingan, keluar-masuk pertandingan tanpa persetujuan wasit, ataupun tidak menjaga jarak dari pemain lawan yang sedang melakukan tendangan bebas atau lemparan ke dalam.[12] Pemain yang menerima dua kartu kuning akan mendapatkan kartu merah dan keluar dari pertandingan.[12]Pemain yang mendapatkan kartu merah harus keluar dari pertandingan tanpa bisa digantikan dengan pemain lainnya.[12] Beberapa contoh tindakan yang dapat diganjar kartu merah adalah pelanggaran berat yang membahayakan atau menyebabkan cedera parah pada lawan, meludah, melakukan kekerasan, melanggar lawan yang sedang berusaha mencetak gol, menyentuh bola dengan tangan untuk mencegah gol bagi semua pemain kecuali penjaga gawang , dan menggunakan bahasa atau gerak tubuh yang cenderung menantang, pemain yang berposisi sebagai penjaga gawang melakukan hands ball di luar kotak penalti .[12]
Wasit dan petugas pertandingan
Dalam pertandingan profesional, terdapat 3 petugas yang memimpin jalannya pertandingan, yaitu wasit, 2 hakim garis, dan seorang petugas di pinggir tengah lapangan.[13] Wasit memiliki peluit yang menandakan apakah saat berhenti atau memulai memainkan bola.[13] Dia juga bertugas memberikan hukuman dan peringatan atas pelanggaran yang terjadi di lapangan.[13] Masing-masing penjaga garis bertanggung jawab mengawasi setengah bagian dari lapangan.[13] Mereka membawa bendera dengan warna terang untuk menandakan adanya pelanggaran, bola keluar, ataupun offside.[13] Biasanya mereka akan bergerak mengikuti posisi pemain belakang terakhir.[13]Petugas terakhir memiliki tugas untuk mencatat semua waktu yang sempat terhenti selama pertandingan berlangsung dan memberikan info mengenai tambahan waktu di akhir setiap babak.[13] Petugas ini juga bertugas memeriksa pergantian pemain dan menjadi penghubung antara manajer tim dengan wasit.[13] Dalam beberapa pertandingan, teknologi penggunaan video atau penggunaan orang kelima untuk menentukan ketepatan keputusan wasit mulai digunakan.[13] Misalnya yang menentukan apakah suatu bola telah melewati garis atau apakah seorang pemain berada dalam keadaan offside ketika mencetak gol.[13]
Kejuaraan Internasional
Kejuaraan sepak bola internasional terbesar ialah Piala Dunia yang diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Football Association (FIFA).[14] Piala Dunia diadakan setiap empat tahun sekali dan dimulai di Uruguay pada tahun 1930.[14] Pencetus ide tersebut adalah Jules Rimet, seorang pengacara dan pengusaha Perancis yang terinspirasi setelah menonton Olimpiade Paris tahun 1924.[14]Kompetisi international tertua di dunia adalah Copa America yang mempertandingkan tim-tim dalam wilayah Amerika Selatan setiap dua tahun sekali.[15] Copa America pertama kali diadakan tahun 1916 dan diikuti oleh 10 negara yang akhirnya membentuk The South American Football Confederation (Conmebol).[15] Untuk wilayah Amerika Utara, The Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football (CONCACAF) menyelenggarakan kompetisi internasional setiap empat tahun sekali yang disebut Piala Emas CONCACAF.[16] Di kawasan Asia, termasuk Australia dan Timor Leste negara-negara yang tergabung dalam Asian Football Confederation (AFC), mengadakan kompetisi internasional pertama tingkat Asia pada tahun 1956 di Hongkong yang disebut Piala Asia.[17] Pada tahun 1960, kompetisi tingkat regional Eropa diadakan untuk pertama kalinya dengan nama European Nations' Cup yang kemudian disebut sebagai UEFA European Championship (Piala Eropa atau EURO).[14] Di wilayah Oseania (meliputi Selandia Baru, dan berbagai Kepulauan Pasifik), kompetisi international setiap dua tahun dimulai sejak tahun 1996 disebut Piala Oseania.[18] Untuk wilayah Afrika, kompetisi Piala Afrika mulai diadakan sejak 1957 di Khartoum.[19]
Sepak bola di Indonesia
Sejarah sepak bola di Indonesia diawali dengan berdirinya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Yogyakarta pada 19 April 1930 dengan pimpinan Soeratin Sosrosoegondo.[20] Dalam kongres PSSI di Solo, organisasi tersebut mengalami perubahan nama menjadi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia.[20] Sejak saat itu, kegiatan sepak bola semakin sering digerakkan oleh PSSI dan makin banyak rakyat bermain di jalan atau alun-alun tempat Kompetisi I Perserikatan diadakan.[21] Sebagai bentuk dukungan terhadap kebangkitan "Sepakbola Kebangsaan", Paku Buwono X mendirikan stadion Sriwedari yang membuat persepakbolaan Indonesia semakin gencar.[21]Sepeninggalan Soeratin Sosrosoegondo, prestasi tim nasional sepak bola Indonesia tidak terlalu memuaskan karena pembinaan tim nasional tidak diimbangi dengan pengembangan organisasi dan kompetisi.[21] Pada era sebelum tahun 1970-an, beberapa pemain Indonesia sempat bersaing dalam kompetisi internasional, di antaranya Ramang, Sucipto Suntoro, Ronny Pattinasarani, dan Tan Liong Houw.[21] Dalam perkembangannya, PSSI telah memperluas kompetisi sepak bola dalam negeri, di antaranya dengan penyelenggaraan Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua untuk pemain non amatir, serta Divisi Tiga untuk pemain amatir.[21] Selain itu, PSSI juga aktif mengembangkan kompetisi sepak bola wanita dan kompetisi dalam kelompok umur tertentu (U-15, U-17, U-19,U21, dan U-23).
Rabu, 14 Mei 2014
Istilah dan Pengertian dalam OLahraga
Istilah dan Pengertian dalam Olahraga
2. Aids : kumpulan gejala penyakit karena turunya sistem kekebalan tubuh.
3. Atletik :induk cabang dari segala olahraga.
4. Base running : lari mengelilingi lapangan.
5. Back crowl : renang gaya punggung.
6. Back hand : servis dengan menjatuhkan bola mendatar di depan net.
7. Bater : pemukul
8. Back roll : menggulingkan badan kebelakang dengan posisi badan tetap bulat.
9. Beast stock : renang dengan gaya dada.
10. Balah cepas : gerak langkah keseimbangan .
11. Bounce past : pantulan pada lantai.
12. Bloking : menahan pukulan lawan dari atas net.
13. Blocker : pembendung pukulan dalam permainan bola voly.
14. Bunting : memukul bola tanpa ayunan
15. Chop : memukul bola dengan gaya menebang pohon .
16. Cover :
17. Passing : latihan teknik dasar mengoper bola dalam bola kaki.
18. Sirquit training :
19. Crow : renang gaya bebas.
20. Corner kick : tendangan sudut dalam bola kaki.
21. Catcher : pemain yang berada di belKng home plate
22. Drive : teknik pukulan yang di lakukan dengan gerakan bet dari bawah keatas dan sikap bet tertutup.
23. Defender : pemain bertugas untuk menahan serangan lawan.
24. Daya tahan otot : kemamapuan otot untuk melakukan gerakan beban dalam durasi waktu yang cukup lama.
25. Droop shoot : pukulan yang lemah/menyentuh bola pendek dekat bibir net
26. Drove ; menahan serangan lawan
27. Drible/dribling ; teknik menggiring bola.
28. Elakan : usaha pembelaan yang di lakukan tanpa mengubah sikap kaki.
29. Fifa : induk sepak bola internasional.
30. Formasi ; cara penempatan ruang gerak dan pembagian tugas dari setting pemain.
31. Floor exercise : senam lantai.
32. Forward : pemain depan yang menyusup ke pertahanan lawan
33. Free kick : tendangan bebas
34. Formasi : suatu bentuk pengaturan posisi pada suatu tim.
35. Gaya bebaas ; gaya penomoran renang dengan kebebasan para perenang untuk menggunakan gaya apa saja.
36. Grip ; cara memeegang bet
37. Guard : penjaga daerah belakang
38. Held ball : gerakan 2 pemain yang memegang bola secara bersamaan dengan waktu yang agak lama
39. Hamabatan : suatu usaha pencegahan terhadap serangan lawan
40. Hit & run ; siasat yang di lakukan yang di lakukan oleh batter untuk membantu agar base runner dapat maju beberapa base di depanya dengan selamat.
41. Hanspring : gerakan membungkukan badan dan 2 tangan menyentuh matras
42. Indoor game : olahraga yang di lakukan dalam gedung
43. Interval training : suatu latihan yang di selingi berapa interval yaitu istirahat
44. Warming up : pemanasan
45. Jump ball: lemparan bola keatas yang di lakukan oleh wasit untuk memulai permainan
46. Jump shoot : lemparan bola keatas atau melayang
47. Jalan cepat : jalan yang di percepat
48. Kayang : posisi betumpu pada 4 titik dalam keadaan terbalik dengan memegang dan mengakat perut
49. Cooling down : pendinginan setelah berolah raga
50. Kelentukan statis : kemampuan utuk melakukan pengeluaran tubuh yng harus di lakukan dengan posisi ahir tanpa ada gerakan sambungan
51. Kelentukan dinamis : kemamapuan untuk melakukan gerakan dengan jangkauan dengan adanya gerakan sambungan
52. Keseimbangan : kemampuan seorang dala mempertahankan tubuh dalam keadaan statis maupan dinamis
53. Kekuatan maksimal : kekuatan otot dalam kontraksi yang dapay menahan dan memindahkan beban maksimal pula
54. Kekuatan daya ledak : kemampuan otot untuk mengatasi latihan beban dengan kecepatan tinggi dalam satu gerakan tubuh
55. Kecepatan : kemampuan gerak secara beruntut untuk menemouh jarak tertentu
56. Kelincahan : kemampuan seorang untuk bergerak dengan cepat dengan mengubah arah tanpa kehilangan keseimbangan
57. Kelentukan ; kemampuan seorang untuk dapat melakukan gerak dengan seluas luas nya dalam persendian
58. Kelincahan : kemampuan untuk mengubah arah dan posisi tubuh dengan cepat tanpa kehilangan keseimbangan
59. Kicking board : papan latihan yang di gunakan dalam pengenalan air dalam renang
60. Kontraksi : kejang otot
61. Kontraksi statick : kontraksi kelompok
62. Kuncian : usaha untuk menguasai lawan dengan tangkapan yang sempurna
63. Kuda kuda : teknik yang memperlihatkan kaki dalam keadaan tetap.
64. Koordinasi : penghubungan keseluruhan gerakan.
65. Lari : frekuensi langkah yang di percepat hingga tubuh merasa melayang di permukaan tanah
66. Croosing : umpan menyilang yang di lepaskan pemain kedalam kotak penalti.
67. Linesman : hakim garis
68. Latihan peregangan : bentuk latihan untuk meningkatkan kelentukan
69. Leader ship : pemimpin
70. Libero : pemain bertahan yang bisa keluar namun tidak bisa menyemesh
71. Striker : pemain di tempatkan di depan yang bertugas untuk menyerang dan mencetak gol
72. Lari sambung : perlombaan atletik yang di lakukan secara bergantian
73. Lepasan : usaha untuk melepaskan diri dari tangkapan lawan
74. Lay up shoot : tembakan sambil melayang
75. Man to man marking : usaha menjaga lawan satu per satu
76. Meroda : gerakan memutar ke samping pada suatu saat bertumpu pada kedua tangan dan kaki terbuka lebar
77. Neting : bola menyentuh net
78. Non fissual : pergantian tongkat secara bergantian
79. Winger ; pemain yang berada di sisi lapangan dalam permainan bola kaki
80. Overhead pastv: pasing di atas kepala
81. Push : teknik memukul bola dengan gerakan mendorong dengan sikap bet terbuka
82. Penyakit menular : penyakit yang bisa berpindah dari satu orang ke orang lain nya
83. Penguasaan ; usah mendapatkan posisi menguntungkan yang sehingga lawan dapat di kuasai gerakanya
84. Pasing atas : teknik mengarahkan bola agar dapat di mainkan lagi oleh regu
85. Centre back : pemian pusat dalam melakukan pertahanan dalam bola kaki
86. Hand ball : tangan menyantuh bola dalam bola kaki
87. Poul bouy : pelampung yang di gunakan perenang saat pengenalan dengan air
88. Pitcher : seorang helder yang bertugas melambungkan bola
89. Pukulan fore hand : pukulan dari samping di atas kepala pada bad minton
90. Forward : pemaian yang menjadi pengatur saat melakukan serangan maupun bertahan pada lapangan tengah dalam bola kaki
91. Penjelajahan : suatu perjalan yang di tempuh dengan rintangan
92. Kipper : pemain yang betugas menjaga gawang
93. Regular grip : cara pegangan biasa
94. Reverce grip : pegangan yang berlawanan
95. Re lay : penyerangn yang bertubi tubi
96. Sambut : usaha pembelaan yang di susul oleh serangan
97. Heading : sundulan bola menggunakan kepala dalam bola kaki
98. Pencak silat : salah satu cabang olahraga bela diri tradisional yang merupakn hasil budaya indonesia
99. Wing back : pemain bertahan yang di posisi kan di sisi lapangan daerah bertahan
100. Sepak bola : permainan beregu yang di mainkan oleh 11 orang
101. lookroom : tempat peristirahatn pemain dalam bola kaki
102. counter attack : serangan balik yang di lakukan secara cepat pada bola kaki
103. sikap siap : sikap menanti di waktu akan menerima atau mengembalikan penyerangan suatu tim.
104. servis : serangan pertama dalam bola voly
105. side arm throw ; lemparn dari samping pada soft ball
106. shock : suatu kedaan timbul karena gangguan peredaran darah
107. set up : teknik penyajian bola pada teman agar dapt di smash
108. soft ball : olah raga yang menggunakn boal kecil
109. senam lantai : gerakan yang di lakukan di lantai
111. squat thrust : mengubah posisi tubuh dengan jongkok dan berdiri
112. shooting : tembakan dari jarak jauh dalam bola kaki
113. smasher : pemukul bola
114. switching : pertukaran tempat
115. shuttle run : lari bolak balik
116. square stance : posisi badan menghadap penuh ke meja pada tenis meja
117. stel gerung : lari pelan yang kemudian cepat
118. space judgement : pertimbangan langkah
119. stamina : daya tahan tubuh
120. siderhand servis : servis dengan gaya menyamping
121. style : gaya
122. smash : pukulan yg di lakukan dengan keras dan menukik
123. spike : sepatu yang di gunakan oleh pelari
124. sprint : cabang atletik yang cabang perlombaan nya 100,200.400
125. spiker : pemukul bola agar jatuh di depan pertahanan lawan
126. sliding : cara untuk mencapai besa dengan meluncurkan badan dengan tidak mengurangi kecepatan
127.scorer : pencatat nilai
128. sikap lilin : sikap tidur telentang dengan kaki di angkat bersama pinggang di topang
129.stride : cara melangkahkan kaki depan
130. senam lantai : gerakan untuk menguji ketangkasan
131. teknik perorangan : teknik yang di lakukan berkaitan dengan tugas masing masing .
132. tangakapan : suatu usaha dengan pembelaan dengan cara menahan tungkai umtuk menahan serangan berikutnya
133. teknik perorangan : teknik yang di lakukan individu pemain di tempatnya
134. tangkisan : upaya pembelaan dengan cara kontak langsung dg serangan
135. teknik : cara untuk melakuakn sesuatu untuk mencapai tujuan
136. teknical foul: kesalahan yang di lakukan pleh pemain
137. tackling : cara merebut bola dengan menjegal lawan dengan benar tanpa mencederai
138. the steal : siasat yang di lakukan pelari ke base
139. throw in : lemparan ke dalam dalam bola kaki
140. tendangan bebas : tendanga yang bebas dari gangguan lawan
141. three scond rule : pemain yang tidak boleh berada pada daerah terlarang pada saat bola di kontrol lawan .
Selasa, 18 Maret 2014
pendaftaran sma taruna nusantara
SMA TARUNA NUSANTARA
(BERASRAMA)
MENERIMA SISWA KELAS X TP. 2012/2013
Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN)
selaku pengelola SMA Taruna Nusantara menerima pendaftaran Calon Siswa
(Casis) Kelas X TP. 2012/2013 dengan ketentuan :
1. Persyaratan Umum.a. Warga Negara Indonesia (WNI) laki-laki dan perempuan.
b. Usia maksimal 17 tahun pada bulan Juli 2012.
c. Sehat jasmani dan rohani (Surat Keterangan Dokter).
d. Tinggi dan berat badan seimbang.
e. Berkelakuan baik (Keterangan Kepala Sekolah).
f. Siswa kelas III SMP/setingkat TP. 2011/2012 atau lulusan TP. 2010/2011.
Nilai rapor semester I s.d V minimal 7 untuk pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA.
g. Bersedia tinggal di asrama selama mengikuti pendidikan.
h. Persetujuan orang tua/wali.
2. Waktu dan Tempat Pendaftaran.
a. Waktu: Akhir Minggu pertama Februari s.d. 30 Maret 2012.
b. Tempat : Panitia Daerah di Ajen Kodam atau Ajen
Korem dan Kodim.
3. Cara Pedaftaran.
a. Kategori Iuran Sekolah. Mengisi formulir pendaftaran warna biru nomor 02-2012 dan sanggup membayar biaya pendidikan sebagai berikut :
1) Uang pangkal Rp. 24.000.000,- dan uang komite sekolah Rp. 1.000.000,- dibayar sekaligus.
2) Iuran sekolah Rp. 3.500.000,-/bulan, dibayar paling lambat setiap tanggal 5 pada bulan berjalan.
3) Sumbangan sukarela.
b. Kategori Kontribusi Khusus. Mengisi formulir pendaftaran warna merah nomor 02A-2012 & formulir pernyataan nomor 04-2012 serta sanggup membayar biaya pendidikan sebagai berikut :
1) Uang Pangkal Rp. 24.000.000,- dan uang komite sekolah Rp. 1.000.000,- dibayar sekaligus.
2) Iuran Sekolah Rp. 3.500.000,-/bulan, dibayar paling lambat setiap tanggal 5 pada bulan berjalan.
3) Kontribusi Khusus minimal Rp.60.000.000,-.
c. Kategori Beasiswa. Mengisi formulir pendaftaran warna kuning nomor 03-2012, formulir permohonan beasiswa nomor 05-2012 & formulir surat keterangan nomor 06-2012. Bagi Casis yang ditetapkan sebagai penerima beasiswa, dibebaskan dari keharusan membayar uang pangkal dan iuran sekolah.
d. Menyerahkan formulir pendaftaran beserta lampirannyamasing-masing rangkap 3. Lampiran formulir sebagai berikut :
1) Surat Keterangan Kelakuan Baik dari Sekolah.
2) Surat Keterangan Sehat dari Dokter Instansi Pemerintah/ Militer.
3) Fotokopi Kartu Tanda Pelajar.
4) Fotokopi Akte Kelahiran.
5) Fotokopi nilai rapor SMP/setingkat semester I s.d V.
6) Pasfoto Ukuran 3×4 (3 Lembar).
7) Fotokopi hasil prestasi tingkat lokal, nasional atau internasional bidang akademik, olah raga dan seni (bila mempunyai).
8) Khusus untuk pendaftar jalur Beasiswa :
a) Menyerahkan daftar penghasilan orang tua / wali, disahkan oleh instansi tempat bekerja atau Kepala Desa/Lurah (bagi pedagang / buruh / tani / nelayan).
b) Menyerahkan fotokopi Kartu Keluarga & KTP ortu/wali.

Seleksi dilaksanakan dalam dua tahap :
a. Seleksi Awal.
1) Seleksi Administrasi. Meneliti data Casis yang tertulis pada formulir pendaftaran dihadapkan pada substansi persyaratan penerimaan (dilaksanakan di daerah/Ajen maupun pusat/LPTTN).
2) Seleksi Akademik. Dengan materi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA, dilaksanakan bulan April 2012 di Ajendam/Ajenrem.
b. Seleksi Lanjutan.
1) Casis yang dinyatakan lulus Seleksi Akademik akan dipanggil untuk Pemeriksaan Psikologi dan Kesehatan di daerah yang ditunjuk.
2) Casis yang dinyatakan lulus Pemeriksaan Psikologi dan Kesehatan dipanggil ke SMA Taruna Nusantara Magelang untuk Wawancara.
5. Biaya.
a. Biaya administrasi Rp.100.000,- dibayarkan pada waktu mengambil formulir pendaftaran.
b. Biaya Pemeriksaan Psikologi dan Kesehatan ditentukan di masing-masing tempat pendaftaran dan dibayarkan setelah lolos Seleksi Akademik.
c. Transportasi dan akomodasi selama seleksi ditanggung Casis.
d. Seleksi Wawancara di Magelang tidak dikenakan biaya.
e. Uang Pangkal, Uang Komite Sekolah, Kontribusi Khusus, Sumbangan Sukarela dan Iuran Sekolah bulan Juli 2012 dibayarkan setelah mendapat panggilan Wawancara di SMA Taruna Nusantara Magelang.
6. Beasiswa.
Pada penerimaan siswa SMA Taruna Nusantara TP. 2012/2013, LPTTN menyediakan beasiswa secara terbatas bagi Casis yang berprestasi dari keluarga kurang mampu dan Casis yang berprestasi bidang akademik tingkat Nasional/Internasional.
Persyaratan Beasiswa sebagai berikut :
a. Nilai rapor SMP/setingkat semester I s.d. V minimal rata-rata 8 (delapan) untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA dan masing-masing pelajaran memenuhi nilai minimal 7,5 (tujuh koma lima).
b. Casis potensial dan berprestasi namun nilai rata-rata kurang dari 8 (delapan) diberikan kesempatan untuk mendaftar beasiswa dengan rekomendasi dari Kepala Sekolah.
c. Tidak pernah tinggal kelas selama mengikuti pendidikan SMP/setingkat dan lulus TP. 2011/2012.
d. Mengikuti prosedur pendaftaran dan seleksi yang telah ditetapkan.
e. Dinyatakan dapat memperoleh Beasiswa oleh Panitia Pusat (Panpus) Penerimaan Siswa SMA Taruna Nusantara TP. 2012/2013.
7. Bagi Casis yang dinyatakan diterima sebagai Siswa SMA Taruna Nusantara melalui Surat Keputusan Kepala LPTTN langsung masuk pendidikan.
Keterangan lebih lanjut dapat diperoleh di tempat Pendaftaran
PANITIA PUSAT PENERIMAAN SISWA SMA TARUNA NUSANTARA
LPTTN.
Jl. Kwitang Raya No. 21 Jakarta Pusat 10420
Telp : 021-31903410 Fax : 021-31906707
SMA Taruna Nusantara.
Jl. Raya Purworejo Km 5, Magelang 56172.
Telp : 0293-364195, Fax : 0293-364047
TEMPAT PENDAFTARAN CASIS SMA TARUNA NUSANTARA TP. 2012/2013
| AJENDAM ISKANDAR MUDAJL. NYAK ADAM KAMIL II,
NEUSU BANDA ACEH 0651.26786 |
|||
| AJENDAM I/BUKIT BARISANJL. BINJAI KM. 7,4, MEDAN
061.845300. |
|||
| AJENREM 023/KAWAL SAMUDERAJL. DATUK ITAM NO. 1, SIBOLGA
0631.22805 |
|||
| AJENREM 031/WIRA BIMAJL. PERWIRA , PEKANBARU
0761.21501 |
|||
| AJENREM 033/WIRA PRATAMAJL. SEI TIMUN BATU 14, SANGGRANG TJ. PINANG
0771.21856 |
|||
| AJENREM 032/WIRA PRAJAJL. SAMUDERA NO. 1, PADANG
0751.23365 |
|||
| AJENDAM II/SRIWIJAYAJL. URIP SUMOHARJO, SEKOJO, PALEMBANG
0711.713868 |
|||
| AJENREM 041/GARUDA EMASJL. PEMBANGUNAN NO. 3, PADANG HARAPAN, BENGKULU
0736.21870. |
|||
| AJENREM 042/GARUDA PUTIHJL. DR.AK. GANI NO. 3, JAMBI0741.23191 | |||
| AJENREM O43/GARUDA HITAMJL. IR. SUKARNO HATTA, BANDAR LAMPUNG
0721.701596 |
|||
| KODIM 0413/BANGKAJL. SEI SELAN, PANGKAL PINANG
0717.432004 |
|||
| AJENDAM JAYAJL. MAYJEN SUTOYO, JAKTIM | |||
| AJENREM 064/MAULANA YUSUFJL. MAULANA YUSUF NO. 9, SERANG
0254.200208 |
|||
| AJENDAM III/SILIWANGIJL. BOSCHA NO. 4, BANDUNG
022.2039645 |
|||
| AJENDAM IV/DIPONEGOROJL. P. KEMERDEKAAN, WATUGONG, SEMARANG
024.7472249 |
|||
| AJENREM 072/PAMUNGKASJL. RING ROAD BARAT, DEMAK IJO YOGYAKARTA
0274.566325 |
|||
| AJENDAM V/BRAWIJAYAJL. BELAKANG RUMKIT SAIFUL ANWAR NO.1 MALANG
0341.366159 |
|||
| AJENDAM VI/MULAWARMANJL. JENDERAL SUDIRMAN 10, BALIKPAPAN
0542.425342 |
|||
| AJENREM 101/ANTASARIJL. TENDEAN NO. 60, BANJARMASIN
0511.3252141 |
|||
| AJENDAM XII/TANJUNG PURAJL. ADI SUCIPTO KM. 6, PONTIANAK
0561.7009027 |
|||
| AJENREM 102/PANJUNGJL. ISKANDAR, PALANGKARAYA
0536.21578 |
|||
| AJENDAM VII/WIRABUANAJL. URIP SUMOHARJO Km 7 MAKASSAR
0411.5056298 |
|||
| AJENREM 143/HALO OLIOJL. DRS. ABDUL SILANDAI 41, KENDARI
0401.321262 |
|||
| AJENREM 132/TADULAKOJL. JENDERAL SUDIRMAN 25, PALU
0451.421514 |
|||
| KODIM 1304/GORONTALOJL. JENDERAL A. YANI, GORONTALO
0435.821056 |
|||
| AJENREM 131/SANTIAGOJL. A. YANI NO 19, SARIO, MANADO
0431.851450 |
|||
| AJENDAM XVII/CENDRAWASIHJL. GURABESI UJUNG, JAYAPURA
0967.533854 |
|||
| AJENREM 173/PRAKA WIRABRAJAJL. MOJOPAHIT NO. 9, TRIKORA, BIAK
0981.21670 |
|||
| AJENREM 174/ANIMTI WANINGGAPJL. RAJAMANDALA, MERAUKE
0971.321707 |
|||
| AJENREM 171/PRAJA WIRATAMAJL. PRAMUKA NO 1, SORONG
0951.325754 |
|||
| AJENDAM XVI/PATTIMURAJL. AJEN NO. 1, AMBON
0911.313537 |
|||
| AJENREM 152/BABULLAHJL. AM. KOMARUDDIN NO.1, TERNATE
0921.3121075 |
|||
| AJENDAM IX/UDAYANAJL. PANG. BESAR SUDIRMAN, DENPASAR
0361.228007 |
|||
| AJENREM 161/WIRA SAKTIJL. WJ. LALAMENTIK 3, KUPANG
0380.821072 |
|||
| AJENREM 162/WIRA BHAKTIJL. PEJANGGIK NO. 23, MATARAM 0370.621273 |
Langganan:
Postingan (Atom)